Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "HARIAN BERITA MINANGKABAU SUMBAR NEWS"🇧🇪PEMBACA SETIA KAMI"HADIR UNTUK ANDA MASYARAKAT SUMBAR DENGAN BERITA TERBARU TERKINI PERISTIWA POLITIK EKONOMI SOSIAL ADAT BUDAYA MINANG SUMBAR DAN BERITA NASIONAL" KRITIS-OPTIMIS-TERDEPAN, PASANG IKLAN USAHA DAN UCAPAN SELAMAT " ANDA DISINI👉Alamat Kantor Redaksi JL.Kel.Seberang Palinggam No.10A Kecamatan Padang Selatan Kota Padang-Sumbar HUB:081267663887

Pencarian Pelajar Yang Tenggelam Di Sungai Batang Arau Dilanjutkan,BPBD Padang Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

 


(MKSN) PADANG — Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan tenggelam di Sungai Batang Arau, kawasan dekat Surau Batu, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sabtu (15/8/2026).

Pelajar tersebut diketahui bernama Josua Perkasa (15), siswa kelas VIII SMP Murni Padang, warga Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan. Hingga Sabtu pagi, korban masih belum ditemukan.


Peristiwa bermula pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Josua bersama rekannya, Orlen Ananta Purnama Gulo, dan dua orang saksi baru pulang sekolah. Keempatnya kemudian berhenti di Sungai Batang Arau dekat Surau Batu dan mandi di sungai.

Tidak lama kemudian, hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sehingga arus Sungai Batang Arau menjadi semakin deras. Josua dan Orlen yang tidak dapat berenang kemudian terbawa kondisi arus sungai.


Salah seorang saksi berhasil menolong Orlen dalam kondisi pingsan ke tepi sungai. Orlen kemudian dibawa ke rumah Bidan Gusniati di kawasan Seberang Padang untuk mendapatkan pertolongan. Sementara Josua tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian.

Memasuki hari kedua operasi, personel Rescue dan Pusdalops-PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kabid KL bersama Tim SAR Gabungan melakukan asesmen dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet.


Operasi pencarian melibatkan BPBD Kota Padang, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, Damkar, unsur kecamatan dan kelurahan, Kelompok Siaga Bencana (KSB), insan kebencanaan serta nelayan.

Kalaksa BPBD Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

Seiring kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Padang, Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berisiko, khususnya di sekitar sungai, pantai, dan daerah yang rawan terjadi peningkatan debit serta arus air.

Hendri mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas mandi, bermain, maupun memancing di sungai ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Kondisi arus sungai dapat berubah secara cepat dan membahayakan keselamatan, meskipun hujan tidak terjadi tepat di lokasi aktivitas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Hindari aktivitas di sungai ketika hujan deras atau saat arus mulai meningkat. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Hendri Zulviton.

BPBD Kota Padang juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.


Masyarakat diminta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat atau bencana melalui kanal pengaduan BPBD Kota Padang.

Call Center BPBD Kota Padang: (0751) 778775

WhatsApp: 085891522181

BPBD Kota Padang menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat sangat penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem, terutama banjir, banjir bandang, pohon tumbang, tanah longsor, serta kondisi arus sungai yang meningkat. (Tim)

Posting Komentar

0 Komentar

Kami Hadir Untuk Pembaca Mediaonline Minangkabausumbarnews.com - Berita Lugas, Aktual dan Kritis Untuk Masyarakat Sumatera Barat