Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "HARIAN BERITA MINANGKABAU SUMBAR NEWS"🇧🇪PEMBACA SETIA KAMI"HADIR UNTUK ANDA MASYARAKAT SUMBAR DENGAN BERITA TERBARU TERKINI PERISTIWA POLITIK EKONOMI SOSIAL ADAT BUDAYA MINANG SUMBAR DAN BERITA NASIONAL" KRITIS-OPTIMIS-TERDEPAN, PASANG IKLAN USAHA DAN UCAPAN SELAMAT " ANDA DISINI👉Alamat Kantor Redaksi JL.Kel.Seberang Palinggam No.10A Kecamatan Padang Selatan Kota Padang-Sumbar HUB:081267663887

Prabowo Kita Harus Jadi Pemerintah yang Engke Kumaha,Bukan Kumaha Engke dalam Bahasa Sunda

 


(MKSN) JAKARTA--Presiden Prabowo Subianto mengutip falsafah Sunda dalam pidatonya saat Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung DPR pada Rabu (20/5/2026).


Awalnya, Prabowo menyebut bahwa rakyat Indonesia menuntut Pemerintah untuk bekerja dengan cepat. Oleh karenanya, Prabowo mengimbau jajarannya untuk tidak berleha-leha.


"Jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha, pemerintah yang kumaha engké waé (bagaimana nanti saja)," ucap Prabowo.


"Kita harus jadi pemerintah yang didorong oleh engké kumaha (nanti bagaimana), bukan kumaha engké (bagaimana nanti)," sambungnya.


Dia pun menyebut bahwa Indonesia harus lebih baik dari negara lain. Sebab, rakyat selalu menuntut agar Pemerintah untuk lebih baik.


"Kalau negara di sekitar kita bisa memberi izin usaha, bisa memberi amdal dalam tiga minggu, kenapa kita harus berbulan bulan? Bahkan tiga tahun?" kata Prabowo.


"Tidak ada orang yang tidak bisa diganti. Rakyat menuntut pemerintah yang benar dan baik. Jangan mentang mentang sudah jadi ASN, tidak bisa diberhentikan," imbuhnya. (**)


Posting Komentar

0 Komentar

Kami Hadir Untuk Pembaca Mediaonline Minangkabausumbarnews.com - Berita Lugas, Aktual dan Kritis Untuk Masyarakat Sumatera Barat