Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "HARIAN BERITA MINANGKABAU SUMBAR NEWS"🇧🇪PEMBACA SETIA KAMI"HADIR UNTUK ANDA MASYARAKAT SUMBAR DENGAN BERITA TERBARU TERKINI PERISTIWA POLITIK EKONOMI SOSIAL ADAT BUDAYA MINANG SUMBAR DAN BERITA NASIONAL" KRITIS-OPTIMIS-TERDEPAN, PASANG IKLAN USAHA DAN UCAPAN SELAMAT " ANDA DISINI👉Alamat Kantor Redaksi JL.Kel.Seberang Palinggam No.10A Kecamatan Padang Selatan Kota Padang-Sumbar HUB:081267663887

Pedagang Ikan Hias Di Padang Selatan Dirugikan Puluhan Juta Akibat Pemadaman Listrik

 


(MKSN) PADANG — Seorang pedagang ikan hias di kawasan Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat listrik padam sejak Jumat (22/5/2026) malam.


Pemilik usaha ikan hias tersebut mengatakan, listrik mulai padam sekitar pukul 18.45 WIB dan hingga keesokan harinya belum kembali normal. Akibatnya, puluhan ikan hias miliknya mati karena kekurangan suplai oksigen.


“Listrik mati dari kemarin Jumat sekitar pukul 18.20 WIB. Karena aerator tidak hidup, ikan-ikan saya banyak yang mati,” ujarnya, Sabtu (23/5).


Ia menyebutkan, total ikan yang mati mencapai sekitar 70 ekor. Ikan-ikan tersebut merupakan ikan hias impor dengan harga yang cukup tinggi.


“Ikan saya beli impor. Satu ekor harganya mulai Rp400 ribu sampai Rp500 ribu,” katanya.


Jika dirata-ratakan seharga Rp400 ribu per ekor, maka total kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp28 juta.


“Kalau dihitung rata-rata Rp400 ribu dikali 70 ekor, kerugian kami sekitar Rp28 juta,” tambahnya.


Menurutnya, usaha ikan hias tersebut dijalankan dengan modal pinjaman, sehingga kerugian yang dialami sangat memberatkan kondisi ekonomi keluarganya.


“Modal ikan dari pinjaman, jadi sangat berat bagi kami tiap bulan bayar tagihan sekarang,” ungkapnya dengan nada sedih.


Ia menambahkan, lisrik kembali hidup pada hari Sabtu (23/5) sekitar pukul 09.40 WIB. (Tim)

Posting Komentar

0 Komentar

Kami Hadir Untuk Pembaca Mediaonline Minangkabausumbarnews.com - Berita Lugas, Aktual dan Kritis Untuk Masyarakat Sumatera Barat