Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "HARIAN BERITA MINANGKABAU SUMBAR NEWS"🇧🇪PEMBACA SETIA KAMI"HADIR UNTUK ANDA MASYARAKAT SUMBAR DENGAN BERITA TERBARU TERKINI PERISTIWA POLITIK EKONOMI SOSIAL ADAT BUDAYA MINANG SUMBAR DAN BERITA NASIONAL" KRITIS-OPTIMIS-TERDEPAN, PASANG IKLAN USAHA DAN UCAPAN SELAMAT " ANDA DISINI👉Alamat Kantor Redaksi JL.Kel.Seberang Palinggam No.10A Kecamatan Padang Selatan Kota Padang-Sumbar HUB:081267663887

Kematian Karim Pengamen di Kota Padang Dinilai tidak Wajar, LBH dan Keluarga Korban Desak Pihak Kepolisian Usut Tuntas Pelakunya

 

"Kematian Karim Pengamen di Kota Padang Dinilai tak Wajar,LBH dan Keluarga Desak Kepolisian Usut Tuntas Pelaku.


(MKSN) Padang--Kasus kematian pengamen bernama Karim (32) di Kota Padang terus menjadi sorotan publik. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra Nusantara Indonesia Bersatu resmi melaporkan dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan kematian korban ke Polresta Padang.


Karim sebelumnya diamankan oleh Satpol PP di kawasan Pasar Raya Padang, tepatnya di pertigaan depan Trend Shop, Kecamatan Padang Barat, pada Senin (23/3/2026).


Saat itu, korban disebut sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sebelum akhirnya diserahkan ke Dinas Sosial dan dibawa ke RSJ HB Saanin Padang.


Kuasa hukum keluarga, Afrinaldo, menyebut pihaknya telah melakukan investigasi ke sejumlah pihak, mulai dari Satpol PP, Dinas Sosial hingga rumah sakit. Namun, hasil temuan di lapangan dinilai tidak sejalan dengan keterangan resmi.


Korban disebut ODGJ, namun fakta di lapangan berbeda. Karim dikenal oleh banyak orang, bahkan memiliki relasi sosial yang baik,” ungkap saat aksi di Pasar Raya Padang, Kamis (2/4/2026).


Karim sempat dirawat selama dua hari di RSJ HB Saanin sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (25/3/2026). Pihak LBH menyebut kematian korban tidak wajar dan kini masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Padang.


Di sisi lain, keluarga korban bersama masyarakat dan pedagang menggelar aksi di lokasi kejadian. Mereka mendesak kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.


Dalam orasinya, Ira Rahmi, kerabat korban, menegaskan bahwa banyak saksi di lapangan yang bisa memberikan keterangan. Ia juga meminta aparat tidak hanya mengandalkan keterangan dari pihak tertentu.


Kami minta kasus ini diusut tuntas. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Banyak saksi di sini yang tahu kejadian sebenarnya,” tegasnya.
Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap penyebab pasti kematian Karim dan memberikan keadilan bagi korban. (07)


Posting Komentar

0 Komentar

Kami Hadir Untuk Pembaca Mediaonline Minangkabausumbarnews.com - Berita Lugas, Aktual dan Kritis Untuk Masyarakat Sumatera Barat