Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Padang,Edrian Edward.Pada Jumat (6/3/2026)
(MKSN) PADANG--Dinas Perdagangan Kota Padang akan menggelar pasar murah setelah perayaan Lebaran 2026 di pusat perbelanjaan Kota Padang. Program ini disiapkan sebagai upaya menjaga stabilitas harga serta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. pada Jumat (6/3/2026)
Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan survey untuk pelaksanan pasar murah yang akan dilaksanakan di pusat perbelanjaan Kota Padang usai Lebaran nanti. Rencananya pasar murah tersebut dilaksakan pada April dan Desember mendatang.
Edrian mengakui, tidak dilaksanakannya pasar murah dipertengahan bulan Ramadan ini, karena jadwalnya bentrok dengan kegiatan serupa yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Bank Indonesia dan Bulog Sumatera Barat. Kondisi tersebut membuat pihaknya memilih menunda pelaksanaan, agar tidak terjadi tumpang tindih program di lapangan.
Menurut Edrian, penundaan itu juga dilakukan agar pelaksanaan pasar murah dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran bagi masyarakat. Dengan waktu pelaksanaan yang lebih luas, diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
" Pasar murah di bulan Ramadan ini, kami tunda pelaksanaannya. Soalnya jadwalnya bentrok degan kegiatan serupa yg dilaksanakan di Provinsi Sumatera Barat pada tgl 10,11,12 dan 13 Maret 26 dan juga ada kegiatan GPM yg direncanakan pada 104 kelurahan yg disponsori Bank BI dan Bulog," ungkap Edrian Kabid Pengendalian Bahan Pokok Dinas Perdagangan Padang.
Sementara itu terkait ketersediaan barang kebutuhan pokok di Kota Padang selama Ramadan, kata Edrian tetap aman dan mencukupi. Meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak terlalu signifikan.
Edrian Edward menambahkan, menjelang Lebaran pihaknya bersama tim akan lebih intensif melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya penimbunan barang di tengah meningkatnya permintaan masyarakat mendekati Hari Raya Idul Fitri 2026. (Al)


0 Komentar