Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "HARIAN BERITA MINANGKABAU SUMBAR NEWS"🇧🇪PEMBACA SETIA KAMI"HADIR UNTUK ANDA MASYARAKAT SUMBAR DENGAN BERITA TERBARU TERKINI PERISTIWA POLITIK EKONOMI SOSIAL ADAT BUDAYA MINANG SUMBAR DAN BERITA NASIONAL" KRITIS-OPTIMIS-TERDEPAN, PASANG IKLAN USAHA DAN UCAPAN SELAMAT " ANDA DISINI👉Alamat Kantor Redaksi JL.Kel.Seberang Palinggam No.10A Kecamatan Padang Selatan Kota Padang-Sumbar HUB:081267663887

Kepala BP BUMN,Dony Oskaria Sebut Pelabuhan Teluk Bayu Tekan Biaya Logistik Di Sumatera Barat

 

Kunjungan: COO Danantara Dony Oskaria Sebut Pelabuhan Teluk Bayur tekan Biaya Logistik Sumbar.jumat (20/2/2026)


(MKSN) Padang--Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyatakan pentingnya penguatan sistem logistik sebagai kunci mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat saat meninjau operasional Pelabuhan Teluk Bayur, Jumat (20/2/2026).


Pelabuhan utama di pesisir barat Sumatera itu dinilai memiliki peran strategis dalam menekan biaya distribusi sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi regional.


Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Arif Suhartono menyambut kedatangan Dony Oskaria bersama jajaran manajemen Pelindo. Turut hadir Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Kapolda Sumatera Barat, serta pejabat daerah dan pimpinan BUMN lintas sektor.


Dalam peninjauan tersebut, Dony Oskaria mengecek kesiapan infrastruktur dan layanan kepelabuhanan guna memastikan arus logistik dan distribusi barang berjalan efisien. Ia menilai Pelabuhan Teluk Bayur memiliki posisi penting sebagai simpul perdagangan yang menghubungkan aktivitas ekonomi daerah dengan jaringan logistik nasional.


Sementara itu, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono menjelaskan bahwa perusahaan telah menerapkan transformasi digital pada layanan terminal peti kemas. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kualitas data, transparansi proses, serta efisiensi pelayanan kepada pelanggan sehingga proses logistik menjadi lebih cepat dan kompetitif.


Sejalan dengan itu, Dony Oskaria menegaskan bahwa efisiensi logistik harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan sektor industri daerah.


Penurunan biaya logistik harus diikuti dengan pertumbuhan industri di Sumatera Barat, sehingga arus barang masuk dan keluar pelabuhan bisa seimbang,” ujar Dony Oskaria.


Selain meninjau operasional pelabuhan, ia juga menyampaikan dukungan terhadap rencana penataan Pelabuhan Muaro Padang sebagai bagian dari penguatan sistem logistik terpadu. Menurutnya, pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi laut, tetapi juga memiliki potensi menjadi pusat ekonomi baru.


“Pelabuhan tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang ekonomi dan pariwisata yang mendorong aktivitas UMKM serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.


Dikatakan: General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferrial Dunan Sidabutar, menilai momentum tersebut penting untuk memperkuat posisi pelabuhan sebagai gerbang logistik utama Sumatera Barat.


“Pelabuhan Teluk Bayur memiliki posisi penting dalam mendukung rantai pasok dan distribusi logistik daerah. Melalui momentum ini, diharapkan terbangun kolaborasi konkret untuk meningkatkan efisiensi layanan dan konektivitas logistik,” ujarnya.


Kegiatan di Pelabuhan Teluk Bayur menjadi bagian dari rangkaian agenda Danantara di Sumatera Barat pada 19–20 Februari 2026 yang mencakup peninjauan proyek infrastruktur, kawasan hunian pascabencana, serta pembangunan fasilitas pendidikan guna mempercepat pembangunan daerah secara berkelanjutan.

(Al)


    MKSN : BreakingNews





Posting Komentar

0 Komentar

Kami Hadir Untuk Pembaca Mediaonline Minangkabausumbarnews.com - Berita Lugas, Aktual dan Kritis Untuk Masyarakat Sumatera Barat