Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "HARIAN BERITA MINANGKABAU SUMBAR NEWS"🇧🇪PEMBACA SETIA KAMI"HADIR UNTUK ANDA MASYARAKAT SUMBAR DENGAN BERITA TERBARU TERKINI PERISTIWA POLITIK EKONOMI SOSIAL ADAT BUDAYA MINANG SUMBAR DAN BERITA NASIONAL" KRITIS-OPTIMIS-TERDEPAN, PASANG IKLAN USAHA DAN UCAPAN SELAMAT " ANDA DISINI👉Alamat Kantor Redaksi JL.Kel.Seberang Palinggam No.10A Kecamatan Padang Selatan Kota Padang-Sumbar HUB:081267663887

Gulirkan Kegiatan Program Kesetaraan Pendidikan Bagi Warga Binaan Di Lapas Padang

  Gulirkan Program Kesetaraan Pendidikan       Bagi Warga Binaan di Lapas Padang.Jumat     (6/2/2026)


(MKSN) Padang--Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang, Sumatra Barat (Sumbar) resmi menggulirkan program penyetaraan pendidikan bagi para warga binaan pada Lapas setempat. Hari  Jumat (6/2/2026).


"Program ini adalah langkah strategis untuk mendukung program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan, khususnya di bidang pendidikan, kata Kepala Lapas Padang Junaidi Rison di Padang.


Junaidi Rison mengatakan : untuk menyelenggarakan program itu Lapas Padang menjalin kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Gempita Sumbar, yang langsung ditandatangani pada Jumat.


Penandatanganan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Padang Junaidi Rison beserta jajaran, dan Ketua Yayasan Pendidikan Gempita Sumbar beserta staf, serta warga binaan.


Junaidi Rison menjelaskan kerjasama itu merupakan tindak lanjut dari 15 Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, salah satunya terkait penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan.


Melalui kerja sama tersebut warga binaan diberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal setara paket A, B, dan C.,Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia selama mereka menjalani masa pidana di Lapas Padang," katanya.


Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Mona Ariska Putri mengatakan program pendidikan formal setara paket A, B, dan C diutamakan kepada warga binaan yang berusia 40 tahun ke bawah.


Selain itu juga digulirkan pembelajaran aksara untuk memberantas buta huruf, pembelajaran ini diperuntukkan kepada seluruh warga binaan tanpa batasan usia.


Beliau mengatakan pendidikan merupakan bekal penting bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.


Program itu diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para warga binaan saja,Akan tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi warga binaan untuk memperoleh kesempatan kerja yang layak setelah bebas. Pungkasnya Mengakhiri. (Al)



Pendangkalan Sungai Batang Arau Kota Padang.Sabtu (7)2/2026) foto:MKSN

Posting Komentar

0 Komentar

Kami Hadir Untuk Pembaca Mediaonline Minangkabausumbarnews.com - Berita Lugas, Aktual dan Kritis Untuk Masyarakat Sumatera Barat