(MKSN)PADANG--Wakil Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat, H. Alex Indra Lukman mengadakan kegiatan Pagelaran Naratif musikal memperingati bulan agustus bulan bung hatta membaca bung hatta membaca ulang perjalanan kebangsaan Minangkabau,pidato Politik Halida Hatta.
Pada hari Minggu (30 /8/2026) di di Rumah Inspirasi H. Alex Indra Lukman, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara.
Walikota Padang Fadly Amran menyampaikan kebanggaannya sebagai masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, yang memiliki keterkaitan sejarah sangat kuat dengan Bung Hatta. Bahkan, nama Sang Proklamator turut diabadikan dalam Mars Kota Padang sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya.
Ia menilai perjalanan hidup Bung Hatta dan tokoh-tokoh besar bangsa perlu terus dipelajari, terutama oleh generasi masa kini. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Sejarah Bung Hatta begitu kuat terukir di Kota Padang. Sudah sepatutnya kita mengenang kelahiran beliau, perjuangan beliau, serta nilai-nilai yang telah beliau ukirkan bagi bangsa dan negara. Membaca Bung Hatta menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa. Kami menyampaikan apresiasi karena telah menghadirkan kegiatan yang mengangkat sejarah dan keteladanan Bung Hatta di Kota Padang.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat, H. Alex Indra Lukman, Dalam rangka memperingati 124 tahun kelahiran Mohammad Hatta, PDI Perjuangan Sumatera Barat bersama Komunitas Talago Buni dan didukung Yayasan Hatta menghadirkan pertunjukan naratif-musikal “Membaca Bung Hatta: Membaca Ulang Perjalanan Kebangsaan Minangkabau
Kegiatan ini bukan sekadar mengenang seorang Proklamator. Lebih dari itu, menjadi ruang untuk membaca kembali perjalanan kebangsaan Minangkabau serta menggali nilai-nilai yang diwariskan Bung Hatta dan Bung Karno untuk kehidupan bangsa hari ini.
Melalui seni, musik, sastra, dokumentasi sejarah, dan refleksi kebudayaan, kita diajak untuk kembali bertanya: apa yang dapat kita teladani dari Bung Hatta dan para tokoh Minangkabau dalam membangun Indonesia
Semoga momentum ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi ruang untuk terus merawat ingatan, memperkuat wawasan kebangsaan, dan meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.
Ketua Badan Sejarah Indonesia Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Bonnie Triyana menyampaikan apresiasi tinggi kepada Alex Indra Lukman yang telah menginisiasi kegiatan berharga tersebut di Sumatera Barat. Ia menyebutkan bahwa kegiatan serupa sejatinya telah dilaksanakan oleh DPP PDI Perjuangan sejak tahun 2020 dengan mengangkat tema “Pekan Bung Hatta”.
Malam ini, untuk pertama kalinya, pecah telur di Sumatera Barat. Bang Alex mendedikasikan PDI Perjuangan untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan dalam rangka merayakan, memperingati, dan mengenang sosok Bung Hatta.
Putri Proklamator Bung Hatta, Halida Nuriah Hatta, menjelaskan bahwa bulan Juni dan Agustus memiliki makna tersendiri dalam mengenang dua tokoh Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia. Bulan Juni dikenal sebagai Bulan Bung Karno yang bertepatan dengan hari lahir Bung Karno pada 6 Juni 1901, sedangkan Agustus menjadi Bulan Bung Hatta yang lahir pada 12 Agustus 1902.
Bung Karno dan Bung Hatta merupakan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus dwitunggal yang menunjukkan kepemimpinan efektif, dengan berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan. Hal ini harus kita jadikan pedoman untuk membangun bangsa dan negara.
(Anto)

0 Komentar