Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "HARIAN BERITA MINANGKABAU SUMBAR NEWS"🇧🇪PEMBACA SETIA KAMI"HADIR UNTUK ANDA MASYARAKAT SUMBAR DENGAN BERITA TERBARU TERKINI PERISTIWA POLITIK EKONOMI SOSIAL ADAT BUDAYA MINANG SUMBAR DAN BERITA NASIONAL" KRITIS-OPTIMIS-TERDEPAN, PASANG IKLAN USAHA DAN UCAPAN SELAMAT " ANDA DISINI👉Alamat Kantor Redaksi JL.Kel.Seberang Palinggam No.10A Kecamatan Padang Selatan Kota Padang-Sumbar HUB:081267663887

Perumda Air Minum Kota Padang,Lakukan Percepatan Pemulihan Layanan 2,3 Persen Pelanggan Wilayah Utara Masih Berdampak

 


Perumda Air Minum Kota Padang,Lakukan Percepatan Pemulihan Layanan,2,3 Persen Pelanggan Wilayah Utara Masih Berdampak


(MKSN) PADANG--Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus berupaya mempercepat pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah. Hingga saat ini, sekitar 2,3 persen pelanggan di wilayah Padang Utara masih mengalami gangguan distribusi air akibat dampak banjir bandang.Jumat (9/1/2026)


Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan pada Kamis (8/1/2026) bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh kerusakan berat jembatan pipa di kawasan Gunung Nago, yang merupakan jalur utama suplai air bersih ke wilayah utara Kota Padang.


“Kerusakan ini terjadi akibat banjir bandang beberapa waktu lalu yang mengakibatkan terganggunya sistem distribusi air ke pelanggan,” ujar Adhie.


Sebagai langkah percepatan pemulihan, Perumda AM Kota Padang bekerja sama dengan PT Hutama Karya (HK) melakukan pemasangan pipa transmisi jalur dua Intake Palukahan. Upaya ini bertujuan untuk mengamankan dan menstabilkan pasokan air bersih bagi wilayah Utara, termasuk kawasan Lubuk Buaya.


Di sisi lain, Perumda AM Kota Padang juga menjalankan operasi kemanusiaan dengan mengerahkan 15 unit mobil tangki air bersih. Armada tersebut beroperasi mulai pagi hari hingga pukul 02.00 WIB, guna mendistribusikan air langsung ke permukiman warga yang terdampak.


“Kami memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, dengan dukungan penuh dari unit internal serta instansi mitra,” jelasnya.


Sementara itu, untuk wilayah Pusat Kota, Perumda AM Kota Padang masih menghadapi tantangan berupa tingginya tingkat kekeruhan air baku di Intake Kampung Koto akibat campuran lumpur dan material alam lainnya. Kondisi ini membuat proses pengolahan air harus dilakukan secara lebih cermat dan hati-hati.


“Kami tetap memprioritaskan kualitas air agar sesuai dengan standar kesehatan sebelum didistribusikan kepada pelanggan,”Ucap  Adhie Mengakhiri. (Al)

Posting Komentar

0 Komentar

Kami Hadir Untuk Pembaca Mediaonline Minangkabausumbarnews.com - Berita Lugas, Aktual dan Kritis Untuk Masyarakat Sumatera Barat