(MKSN) JAKARTA--Publik saat ini tengah menumpahkan kemarahan kepada Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, buntut banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera.
Nama Zulhas ramai diseret sebagai pihak yang patut disalahkan atas kerusakan hutan yang disebut menjadi pemicu bencana tersebut.
Seperti diketahui, Zulhas merupakan Menteri Kehutanan pada periode 2009-2014. Kebijakannya saat itu dituding sebagai penyebab bencana alam.
Pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, menyebut bahwa amarah publik yang secara langsung diarahkan kepada Ketua Umum PAN itu perlu ditanggapi dengan lebih rasional.
“Akibat banjir bandang dan kerusakan hutan yang menjadi sorotan Indonesia bahkan dunia terhadap Zulkifli Hasan,” ujar Heru kepada Media Selasa (2/12/2025).
Dikatakan Heru, diperlukan pendekatan pemikiran yang tidak terjebak pada provokasi tanpa data.
“Saya hanya mencoba memberikan wacana yang kira-kira kita menjadi manusia rasional," sebutnya.
Disebut Zulkifli Hasan salah satu tokoh yang layak untuk disalahkan dan dicukuri atau digunduli sebagai pihak-pihak yang harusnya bertanggung jawab terhadap banjir badang yang menimpa tiga provinsi, Aceh, Sumatera Barat, dan Utara," imbuhnya
Heru juga menyinggung respons Zulhas yang turun langsung mengunjungi titik terdampak banjir.
“Jadi saya memberikan pendapat bahwa ketika Zulkifli Hasan serta merta datang ke lokasi banjir badang ya di salah satu titik dan di situ terlihat bagaimana keseriusan Zulkifli Hasan ya terjun langsung," terangnya.
“Bahkan terlihat Zulkifli Hasan minggul atau membawa beras 10 kilo dan ikut serta menyirok ya selokan-selokan, berbecek-becek dengan masyarakat,” sambung dia.
Bahkan terlihat Zulkifli Hasan minggul atau membawa beras 10 kilo dan ikut serta menyirok ya selokan-selokan, berbecek-becek dengan masyarakat,” sambung dia.
Ia menegaskan bahwa tindakan Zulhas lebih didorong faktor kemanusiaan.
“Tentunya menyapa masyarakat yang terkena dampak terhadap banjir bandang di titik yang saat itu Zulkifli Hasan datangi,” kata Heru.
“Saya melihat ini alasan kemanusiaan siapapun yang menghadapi peristiwa korban akibat bencana tentunya tidak memandang apakah menjadi menteri, tokoh masyarakat, ketua partai, ataupun kita sebagai masyarakat biasa,” bebernya.
Heru menyebut kehadiran Zulhas sebagai langkah wajar mengingat perannya dalam memastikan suplai pangan tetap tersedia bagi warga terdampak bencana.
Saya lihat Zulkifli Hasan ini kan sebagai menteri koordinator pangan tentunya sangat wajar ketika memastikan bahwa kebutuhan-kebutuhan pangan di sejumlah titik rawan bencana tidak bisa diakses oleh transportasi darat laut dan bentuknya udara sangat terbatas,” jelasnya.
Heru bilang, Zulhas datang dan memberikan jaminan bahwa pasokan pangan akan segera teratasi dan ini merupakan langkah-langkah yang cepat tanggap darurat. (**)


0 Komentar