Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "HARIAN BERITA MINANGKABAU SUMBAR NEWS"🇧🇪PEMBACA SETIA KAMI"HADIR UNTUK ANDA MASYARAKAT SUMBAR DENGAN BERITA TERBARU TERKINI PERISTIWA POLITIK EKONOMI SOSIAL ADAT BUDAYA MINANG SUMBAR DAN BERITA NASIONAL" KRITIS-OPTIMIS-TERDEPAN, PASANG IKLAN USAHA DAN UCAPAN SELAMAT " ANDA DISINI👉Alamat Kantor Redaksi JL.Kel.Seberang Palinggam No.10A Kecamatan Padang Selatan Kota Padang-Sumbar HUB:081267663887

Pedagang Bendera Musiman Di Ruas Jalan Kota Padang Mengaku:Mengeluhkan Sepi Omset Pembeli Tahun 2026 Jauh Menurun Draktis

 

 Rakyat Badarai: Pedagang Bendera Menjelang HUT RI KE-81 Dan Ubul-ubul Marawa     Musiman Mengaku Mengeluh,Omset   Penjualan Bendera  Jauh Draktis Menurun     tahun ini 2026.


(MKSN) PADANG--Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), pedagang bendera Musiman mulai memenuhi sejumlah ruas jalan di Kota Padang. Namun, di tengah kondisi ekonomi yang Tidak Menentu saat ini yang dinilai belum sepenuhnya pulih, usaha musiman ini masih sepi pembeli. 


Sejumlah pedagang mengaku minat masyarakat untuk membeli atribut kemerdekaan cenderung menurun Drastis, meski mereka tetap berharap penjualan akan meningkat mendekati 17 Agustus 2026.


Salah seorang pedagang bendera musiman, Roni (48), mengatakan penjualan atribut kemerdekaan mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun lalu. Menurutnya, minat masyarakat membeli bendera Merah Putih tidak lagi setinggi sebelumnya,Pada tahun kemarin pembeli benar-benar merosot dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).


Roni yang telah berjualan bendera sejak tahun 2010 mengaku tetap Mempertahankan usahanya karena meski menurun, masih ada keuntungan sedikit yang Untuk Membiayai Keliarga dan Anaknya yang Masih Sekolah, ia memproduksi sendiri bendera yang dijual, mulai dari membeli bahan hingga menjahitnya.


Meski penjualan menurun, usaha tersebut masih memberikan keuntungan. Namun, omzet yang diperoleh setiap hari tidak menentu, mulai dari tidak ada penjualan sama sekali hingga mencapai Rp1,5 juta Katanya.


Catatan Redaksi MKSN : Menjelang Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kota Padang, para pedagang musiman bendera merah putih dan umbul-umbul di sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Simp.Ganting, Khatib Sulaiman dan Sawahan masih sepi pembeli.


Penjualan Bendera dan Ubul-ubul  Marawa Draktis lesu karena warga memilih memakai bendera lama yang masih layak dan menunggu pekan terakhir jelang 17 Agustus.Penyebab Sepi Pembeli Penggunaan bendera lama Warga dan instansi banyak yang mengandalkan bendera serta atribut dari tahun-tahun sebelumnya.Faktor daya beli Masyarakat Lemah ditambah Kondisi Ekonomi Saat ini tidak Menentu.


Dengan Kondisi faktor ekonomi membuat masyarakat lebih berhemat untuk kebutuhan sekunder yang Lebih Utama.


Waktu pembelian: Tradisi pembeli di Padang biasanya baru memuncak pada satu minggu atau hari-hari terakhir menjelang 17 Agustus 2026.


Titik Penjualan dan Harapan Pedagang lokasi lapak musiman tersebar di sepanjang jalan protokoler, seperti kawasan Khatib Sulaiman (dari Simpang Masjid Raya Sumbar,Ganting,Imam Bonjol hingga area SPBU).Jenis barang: Menjual bendera berbagai ukuran, umbul-umbul, hingga latar dekorasi hias dengan harga bervariasi.


Harapan Kami dan Berapa Pedagang Bendera Dikota Padang: Penjual mengandalkan pesanan dari instansi perkantoran dan sekolah yang biasanya masuk mendekati hari HUT RI Ke 81 tahun,Tapi Tahun ini Jauh dari Yang Diharapkan.

(Al)


Posting Komentar

0 Komentar

Kami Hadir Untuk Pembaca Mediaonline Minangkabausumbarnews.com - Berita Lugas, Aktual dan Kritis Untuk Masyarakat Sumatera Barat